Menu ✖

Mode Gelap

Lampung · 13 Feb 2026 15:32 WIB ·

Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata, dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia


					Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama Perdagangan, Pariwisata, dan Ketenagakerjaan dengan Malaysia Perbesar

Idnnewspublish.com, Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menjajaki peluang kerja sama di bidang perdagangan, pariwisata, dan ketenagakerjaan dengan Atase Perdagangan, Atase Perhubungan, serta Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur dalam rangka memperkuat hubungan antarwilayah dan membuka akses pasar internasional, khususnya dengan Malaysia, di Sage Hotel, Kuala Lumpur, Kamis (12/02/2026) malam.

Pertemuan di dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, Wakil Bupati Pringsewu, Inspektur Provinsi, Kepala Dinas Perhubungan, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Lampung menegaskan pentingnya kerja sama ini untuk mendorong penyerapan produk unggulan daerah, khususnya dari sektor pertanian, perkebunan, dan industri olahan, agar dapat menembus pasar Malaysia.

Selain sektor perdagangan, Wagub juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas tenaga kerja migran asal Lampung yang bekerja di Malaysia. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memfasilitasi serta mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, dan berdaya saing.

Di bidang pariwisata, Wagub turut menawarkan potensi destinasi wisata Lampung kepada mitra di Malaysia sebagai upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan memperluas promosi pariwisata daerah.

Sementara itu, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur menyampaikan bahwa pelaku UMKM Lampung memiliki peluang besar untuk menembus pasar Malaysia, dengan catatan memenuhi sejumlah persyaratan.

Ia menekankan pentingnya kemitraan dengan mitra lokal, peningkatan kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, memperbaiki kemasan, serta pemahaman terhadap mekanisme ekspor-impor.

Atase Perhubungan KBRI Kuala Lumpur menyoroti pentingnya peningkatan konektivitas antara Lampung dan Malaysia, baik melalui jalur laut maupun udara.

Pengembangan infrastruktur pelabuhan dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam memperlancar arus logistik dan perdagangan.

Sementara itu, Atase Tenaga Kerja KBRI Kuala Lumpur memaparkan potensi besar tenaga kerja asal Lampung untuk bekerja di Malaysia, terutama di sektor-sektor strategis.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Malaysia tidak lagi memprioritaskan pekerja migran domestik, yang porsinya hanya sekitar 11 persen. Mayoritas tenaga kerja asing kini dibutuhkan di sektor perkebunan, industri pengolahan (kilang), jasa, terapis, konstruksi, dan pertambangan.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan dengan KBRI Kuala Lumpur dalam mendukung penguatan ekspor, pengembangan pariwisata, peningkatan konektivitas, serta penempatan tenaga kerja yang berkualitas.

Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung di tingkat nasional maupun internasional. (*)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

Baca Lainnya

Pegadaian Hadirkan Transaksi Melalui ATM Emas Pertama di Seluruh Indonesia Bisa Cetak Emas Fisik & Beli Emas Instan Tanpa Waktu Tunggu

15 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Dukung UMK, Pemerintah Terbitkan PMK 71/2026 Permudah Pelunasan Pokok Utang Pajak

14 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Ketua TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Serdang

13 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Wagub Jihan Dorong Pengelolaan Hutan Lampung yang Lestari dan Berkelanjutan

13 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Dukung Pertemuan Bisnis Lebih Berkesan: Holiday Inn Lampung Tawarkan Meeting Package Dengan Teknologi Videotron LED

13 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Temui Wartawan, Wiwik Anggraini Minta Maaf Atas Insiden Liputan PIP-WK dan Jadi Bahan Evaluasi

13 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Trending di Bandar Lampung